Jumat, 22 Oktober 2010

“Karena mencintai seseorang membutuhkan keberanian”

Identitas Buku :
1. Judul buku : Marmut Merah Jambu
2. Pengarang : Raditya Dika
3. Penerbit : Bukune
4. Cetakan : pertama
5. Halaman : vi + 222 hlm ; 13 x 20 cm
Buku ini adalah buku kelima Raditya Dika, (lahir Desember 28, 1984) penulis Indonesia, komedian, penulis skrip komik/film, dan seorang penggiat perbukuan. Sebelumnya dia sudah menulis 4 buku yang diawali dengan buku dari adaptasi blog miliknya yaitu www.kambingjantan.com yang sekarang beralih menjadi www.radityadika.com , buku pertama tersebut berjudul Kambing Jantan (2005), dilanjutkan dengan Cinta Brontosaurus (2006), Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa (2007), Babi Ngesot: Datang tak Diundang, Pulang tak Berkutang (2008). Dika juga telah berhasil membuahkan karya-karya lainnya seperti komik kambing Jantan dan Kambing Jantan The Movie. Keunikan gaya tulisan, komedi dan bahasanya yang unik membawa nuansa baru pada dunia perbukuan. Menurutnya buku kelima ini adalah buku dengan proses penulisan paling lama yang dilakukannya. Ini disebabkan jadwal promo dan talk shownya yang sangat padat.
Buku kelimanya kali ini lain dengan keempat buku sebelumnya, dengan bertemakan cinta, Dika menuliskan beberapa pengalaman percintaannya dari mulai dia duduk dibangku sekolah dasar sampai dengan terakhir kisah cintanya dengan salah satu penyanyi Indonesia. Disini dia menceritakan bagaimana seseorang pertama jatuh cinta, bagaimana perasaan orang yang jatuh cinta sendirian, orang yang jatuh cinta melalui jaringan sosial dan lainnya sampai mengibaratkan pasangan dengan percintaan hewan seperti kisah belalang sembah yang tetap mau menikah walaupun belalang jantan akhirnya akan dimakan oleh belalang betina setelah mereka menikah,serta banyak lagi perandaiannya, namun yang membuat kisah percintaan yang sebenarnya sering kita alami ini menjadi menarik adalah bagaimana dia mengolah bahasa komedinya sehingga seolah-olah kita tertawa bersamanya. Disini dia juga menceritakan berbagai pengalaman lucu dan uniknya tentang sunatan adeknya, Edgar, tentang kucingnya, dan tentang pengalamannnya dalam proses pembuatan filmnya, dan sekali lagi dengan gaya bahasa yang menghipnotis orang untuk terus membaca dan tertawa bersamanya.
Buku yang bergenre Nonfiksi-Komedi ini layak dibaca terutama oleh remaja karena selain untuk menyegarkan otak,kita juga bisa banyak belajar pengalaman yang mungkin nantinya akan kita alami. Selain itu keistimewaan buku Raditya Dika yang kelima ini dari buku-bukunya sebelumnya adalah pada jenis kertas yang dipakai lebih berkualitas, serta cover dari buku ini sendiri yang lebih menarik dari buku-buku sebelumnya. Namun sayangnya, harga buku ini untuk ukuran remaja siswa mungkin sedikit mahal, namun itu semua tertutupi dengan kualitas isi dan kualitas buku Marmut Merah Jambu ini.



Resensator : Onil Laseta Islamic / xi ia 5/ 26

Baru berkesempatan ngeresensi buku yang sangat menginsirasi gue ini setelah ada tugas BI, you must read this =)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar